Apakah yang dimaksud dengan ERP?

‘ERP is a complete enterprise wide business software solution. The ERP system consists of software support modules, such as: marketing and sales, field service, product design and development, production and inventory control, procurement, distribution, industrial facilities management, process design and development, manufacturing, quality, human resources, finance and accounting, and information services’

Baca selebihnya »

Radmin 3.4

salah satu software remote administrator yang tentunya penggunaanya diperuntukkan memudahkan pekerjaan seorang admin it,karena menangani user yang begitu banyak dengan gedung bertingkat lebih dari 4 mungkin akan membuat anda pusing sendiri.

Features:
- Safe and fast computer control through Internet/Intranet network with TCP/IP protocol
- Computer administration and maintenance, e.g. on administrator or management workplaces
- User support and problem solution, e.g. helpdesk workplaces
- Observing teaching in computer classes
- File and folder transfer
- Activity recording when controlling a computer
- Activity monitoring or recording on a remote computer
- Starting commands and tools on a remote system
- Access to home computer from work through HTTP tunnel
- Access to work computer from home or another private network through HTTP tunnel

Supported Operating Systems:
- Windows® 95
- Windows® 98
- Windows® ME
- Windows NT® 4.0
- Windows® 2000
- Windows® XP (32/64-bit)
- Windows® Server 2003 (32/64-bit)
- Windows Vista™ (32/64-bit)

Of Site: www.radmin.com
Patch: Yes

code download

http://rapidshare.com/files/293788880/Radmin-3.4.rar

membuat program gaji sederhana di vb

listing programnya

Private Sub Command1_Click()
If Text2.Text = “A” Then
Text4.Text = 1000
Text5.Text = 500
If Text3.Text > 40 Then
Text6.Text = (Text3.Text – 40) * 500
Text7.Text = Val(Text4.Text) + Val(Text5.Text) + Val(Text6.Text)
Else
Text6.Text = “TIDAK ADA LEMBURAN”
Text7.Text = Val(Text4.Text) + Val(Text5.Text)
End If
Else
If Text2.Text = “B” Then
Text4.Text = 1500
Text5.Text = 800
If Text3.Text > 40 Then
Text6.Text = (Text3.Text – 40) * 500
Text7.Text = Val(Text4.Text) + Val(Text5.Text) + Val(Text6.Text)
Else
Text6.Text = “TIDAK ADA LEMBURAN”
Text7.Text = Val(Text4.Text) + Val(Text5.Text)
End If
Else
If Text2.Text = “C” Then
Text4.Text = 2000
Text5.Text = 1000
If Text3.Text > 40 Then
Text6.Text = (Text3.Text – 40) * 500
Text7.Text = Val(Text4.Text) + Val(Text5.Text) + Val(Text6.Text)
Else
Text6.Text = “TIDAK ADA LEMBURAN”
Text7.Text = Val(Text4.Text) + Val(Text5.Text)
End If
End If
End If
End If

Text1.SetFocus
End Sub

Private Sub Command2_Click()
If MsgBox(“Anda Yakin Keluar”, vbOKCancel + vbDefaultButton2, “Tutup Aplikasi”) = vbOK Then
End
End If
End Sub

GAMBARAN UMUM SISTEM INFORMASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI

A. GAMBARAN SISTEM INFORMASI

Banyak aktivitas manusia  yang berhubungan dengan sistem informasi. Tak hanya di negara-negara maju, di Indonesia pun sistem informasi telah banyak diterapkan dimana-mana, seperti di kantor, di pasar swalayan, di bandara, dan bahkan di rumah ketika pemakai bercengkerama dengan dunia internet. Entah disadari atau tidak, sistem informasi telah banyak membantu manusia.

Baca selebihnya »

PENGERTIAN TPS (TRANSACTION PROCESSING SYSTEMS)

Transaction Processing Systems (TPS) Sistem informasi komputerisasi yang dikembangkan untuk memproses data-data dalam jumlah besar untuk transaksi bisnis rutin seperti daftar gaji dan inventarisasi. Transaction Processing System (TPS) adalah sistem informasi yang terkomputerisasi yang dikembangkan untuk memproses data-data dalam jumlah besar untuk transaksi bisnis rutin seperti daftar gaji dan inventarisasi. TPS menghapus rasa bosan saat melakukan transaksi operasional sekaligus mengurangi waktu, meskipun orang masih harus memasukkan data ke sistem komkputer secara manual.Transaction Processing System merupakan sistem tanpa batas yang memungkinkan organisasi berinteraksi dengan lilngkungan eksternal. Karena manajer melihat data-data yang dihasilkan oleh TPS untuk memperbaharui informasi setiap menit mengenai apa yang terjadi di perusahaan mereka. Dimana hal ini sangat peting bagi operasi bisnis dari hari ke hari agar sistem-sistem ini dapat berfungsi dengan lancar dan tanpa interupsi sama sekali.Transaction processing systems (TPS) berkembang dari sistem informasi manual untuk sistem proses data dengan bantuan mesin menjadi sistem proses data elektronik (electronic data processing systems). Transaction processing systems mencatat dan memproses data hasil dari transaksi bisnis, seperti penjualan, pembelian, dan perubahan persediaan/inventori. Transaction processing systems menghasilkan berbagai informasi produk untuk penggunaan internal maupun eksternal. Sebagai contoh, TPS membuat pernyataan konsumen, cek gaji karyawan, kuitansi penjualan, order pembelian, formulir pajak, dan rekening keuangan. TPS juga memperbaharui database yang digunakan perusahaan untuk diproses lebih lanjut oleh SIM.

PENGERTIAN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN (DECISION SUPPORT SYSTEM)

DSS merupakan salah satu produk perangkat lunak yang dikembangkan secara khusus untuk membantu manajemen dalam proses pengambilan keputusan (Indrajit 2001, p.179). Sesuai namanya, tujuan digunakannya system ini adalah sebagai “second opinion” atau “information source” yang dapat dipakai sebagai bahan pertimbangan sebelum seorang manajer memutuskan kebijakan tertentu. Pendekatan yang paling sering dilakukan dalam proses perancangan sebuah DSS adalah dengan menggunakan teknik simulasi yang interaktif, sehingga selain dapat menarik minat manajer untuk menggunakannya, diharapkan system ini dapat merepresentasikan keadaaan dunia nyata atau bisnis yang sebenarnya.

Hal yang perlu ditekankan di sini adalah bahwa keberadaan DSS bukan untuk menggantikan tugas-tugas manajer, tetapi untuk menjadi sarana penunjang (tools) bagi mereka. DSS sebenarnya merupakan implementasi teori-teori pengambilan keputusan yang telah diperkenalkan oleh ilmu-ilmu seperti operation research dan management science. Hanya bedanya adalah bahwa jika dahulu untuk mencari penyelesaian masalah yang dihadapi harus dilakukan perhitungan iterasi secara manual (biasanya untuk mencari nilai minimum, maksimum, atau optimum), saat ini komputer PC telah menawarkan kemampuannya untuk menyelesaikan persoalan yang sama dalam waktu relatif singkat.

Dalam kedua bidang ilmu di atas, dikenal istilah decision modeling, decision theory, dan decision analysis yang pada hakekatnya adalah merepresentasikan permasalahan dan manajemen yang dihadapi setiap hari ke dalam bentuk kuantitatif (misalnya dalam bentuk model matematika). Contoh-contoh klasik dari persoalan dalam bidang ini adalah linear programming, game’s theory, transportation problem, inventory system, decision tree, dan lain sebagainya. Dari sekian banyak problem klasik yang kerap dijumpai dalam aktivitas bisnis perusahaan sehari-hari, sebagian dapat dengan mudah disimulasikan dan diselesaikan dengan menggunakan formula atau rumus-rumus sederhana. Tetapi banyak pula masalahan yang ada sangat rumit sehingga membutuhkan kecanggihan komputer.

Decision Support System (DSS) merupakan progresi alamiah dari system pelaporan informasi dan system pemrosesan transaksi. DSS bersifat interaktif, system informasi yang berbasis komputer yang menggunakan model keputusan dan secara khusus menggunakan database untuk membantu proses pengambilan keputusan bagi manajer dan pengguna akhir Informasi dihasilkan dalam bentuk laporan periodik dan khusus dan output dari model matematika dan sistem pakar.

Sprague dan Carlson mendefinisikan DSS dengan cukup baik (Sprague et.al., 1993), yaitu : sistem yang berbasis komputer yang dipergunakan untuk membantu para pengambil keputusan dalam rangka memecahkan masalah-masalah rumit yang “mustahil” dilakukan dengan kalkulasi manual dengan cara melalui simulasi yang interaktif dimana data dan model analisis sebagai komponen utama.

PENGERTIAN EXECUTIVE INFORMATION SYSTEM (EIS)

Executive Information System (EIS) adalah sistem computer-based yang membantu executive dalam mengakses data dan informasi untuk mengetahui suatu permasalahan, meneliti solusi yang akan diberikan, dan menunjukkan proses strategic planning.
DataYang Dibutuhkan Dalam EIS

  1. Data terintegrasi dari berbagai database, student, finance, personnel, dibutuhkan untuk menganalisa dari berbagai sudut pandang.
  2. Kadang-kadang, executive membutuhkan data dari database on-line (ex. Kurs mata uang).
  3. Data lengkap yang berisi rangkuman data secara keseluruhan.
  4. Data eksternal (informasi umum).
  5. Record data sebelumnya.

EIS Dalam ESS (Executive Support System)
EIS adalah inti dari Executive Support System (ESS). ESS dapat dibagi menjadi 3 bagian utama, yaitu :

  • Mental Modelling => Proses perancangan EIS, untuk mengidentifikasi faktor critical succes, data, informasi, dsb.
  • EIS => Orang atau teknologi yang memberikan data kepada executive dan mengubahnya sebagai informasi.
  • Office Automation Support => Semacam alat komunikasi executive dengan staff untuk berinteraksi dalam pengambilan keputusan.

Definisi Sistem Informasi Manajemen

Sistem Informasi Manajeman adalah sistem informasi yang digunakan untuk menyajikan informasi yang digunakan untuk mendukung operasi, manajemen, dan pengambilan keputusan dalam sebuah organisasi.

Dengan kata lain SIM adalah sebagai suatu sistem berbasis komputer yang menyediakan informasi bagi beberapa pemakai dengan kebutuhan yang sama. Para pemakai biasanya membentuk suatu entitas organisasi formal, perusahaan atau sub unit dibawahnya. Informasi menjelaskan perusahaan atau salah satu sistem utamanya mengenai apa yang terjadi di masa lalu, apa yang terjadi sekarang dan apa yang mungkin terjadi di masa yang akan datang. Informasi tersebut tersedia dalam bentuk laporan periodik, laporan khusus dan ouput dari model matematika. Output informasi digunakan oleh manajer maupun non manajer dalam perusahaan saat mereka membuat keputusan untuk memecahkan masalah.
Perancangan, penerapan dan pengoperasian SIM adalah mahal dan sulit. Upaya ini dan biaya yang diperlukan harus ditimbang-timbang. Ada beberapa faktor yang membuat SIM menjadi semakin diperlukan, antara lain bahwa manajer harus berhadapan dengan lingkungan bisnis yang semakin rumit. Salah satu alasan dari kerumitan ini adalah semakin meningkatnya dengan muncunya peraturan dari pemerintah.

Lingkungan bisnis bukan hanya rumit tetapi juga dinamis. Oleh sebab itu manajer harus membuat keputusan dengan cepat terutama dengan munculnya masalah manajemen dengan munculnya pemecahan yang memadai.

2. Fungsi Sistem Informasi

Setiap sistem informasi akuntansi akan melaksanakan lima fungsi utamanya yaitu :

  • Mengumpulkan dan menyimpan data dari semua aktivitas dan transaksi perusahaan.
  • Memproses data menjadi informasi yang berguna pihak manajemen.
  • Memanajemen data-data yang ada kedalam kelompok-kelompok yang sudah ditetapkan oleh perusahaan.
  • Mengendalikan kontrol data yang cukup sehingga aset dari suatu organisasi atau perusahaan terjaga.
  • Penghasil informasi yang menyediakan informasi yang cukup bagi pihak manajemen untuk melakukan perencanaan, mengeksekusi perencanaan dan mengkontrol aktivitas.

3. Tujuan Sistem Informasi Manajemen

  • Menyediakan informasi yang dipergunakan di dalam perhitungan harga pokok jasa, produk, dan tujuan lain yang diinginkan manajemen.
  • Menyediakan informasi yang dipergunakan dalam perencanaan, pengendalian, pengevaluasian, dan perbaikan berkelanjutan.
  • Menyediakan informasi untuk pengambilan keputusan

4. Komponen / Unsur Sistem Informasi Manajeman
Komponen sistem informasi adalah seluruh komponen yang berhubungan dengan teknik pengumpulan data, pengolahan, pengiriman, penyimpanan, dan penyajian informasi yang dibutuhkan untuk manajemen, meliputi:

a. Sistem Administrasi dan Operasional
Sistem ini melaksanakan kegiatan-kegiatan rutin seperti bagian personalia, administrasi dan sebagainya dimana telah ditentukan prosedur-prosedurnya dan sistem ini harus diteliti terus menerus agar perubahan-perubahan dapat segera diketahui.

b. Sistem Pelaporan Manajemen
Sistem ini berfungsi untuk membuat dan menyampaikan laporan-laporan yang bersifat periodik kepada pengambil keputusan atau manajer.

c. Sistem Database
Berfungsi sebagai tempat penyimpanan data dan informasi oleh beberapa unit organisasi, dimana database mempunyai kecenderungan berkembang sejalan dengan perkembangan organisasi, sehingga interaksi antar unit akan bertambah besar yang menyebabkan informasi yang dibutuhkan juga akan semakin bertambah.

d. Sistem Pencarian
Berfungsi memberikan data atau informasi yang dibutuhkan dalam pengambilan keputusan sesuai dengan permintaan dan dalam bentuk yang tidak terstruktur.

e. Manajemen Data
Berfungsi sebagai media penghubung antara komponen-komponen sistem informasi dengan database dan antara masing-masing komponen sistem informasi.

E-Commerce melalui CyberTrade

Melalui Cyber Trade di toko elektronik yang sederhana, yaitu begitu pedagang menerima nomor kartu kredit, masing-masing melakukan validasi pada masing-masing lembaga pengelola kartu kredit tertentu. Ide dasar dari CyberTrade adalah membuat ‘sebuah jembatan’ antara banyak pedagang dengan banyak lembaga pengelola kartu kredit atau bank. Jembatan ini adalah sebuah payment server, yang akan melakukan otorisasi kartu kredit atau kartu debit secara on-line.

Baca selebihnya »

Pengertian internet

Intranet adalah konsep LAN yang mengadopsi teknologi Internet, diperkenalkan pada akhir tahun 1995. Khoe Yao Tung (1997) mengatakan : Intranet adalah LAN yang menggunakan standar komunikasi dan segala fasilitas Internet, diibaratkan berInternet dalam lingkungan lokal. Intranet umumnya juga terkoneksi ke Internet sehingga memungkinkan pertukaran informasi dan data dengan jaringan Intranet lainnya (Internetworking) melalui backbone Internet.

Kompatibilitas Intranet (sebagaimana Internet) sangat tinggi terhadap sistem lainnya sehingga mudah diterapkan, dipelajari, dikembangkan dan dikonfigurasi ulang. Dukungan aplikasi, program dan sistem operasi yang luas akibat dari popularitas Internet menjadikan Intranet sebagai masa depan LAN. Keistimewaan fasilitas Intranet yang tidak terdapat pada jaringan lokal (LAN) konvensional adalah :

Tampilan WEB (grafis, multimedia) pada sistem operasi, navigasi, aplikasi maupun databasenya

Fasilitas standar Internet : surat elektronik (E-mail), transfer file (FTP), emulasi terminal jarak jauh (Telnet, Rlogin), pengendalian peralatan network jarak jauh (SMNP)

Aplikasi Internet yang kaya seperti search engine, mailing list, newsgroup, archie, gopher, wais dan sebagainya

Script programming universal Common Gateway Interface (CGI), Perl, Visual Basic, C dan Java yang mendukung operasi database

Dukungan integrasi database dan kompatibilitas dengan perangkat lunak yang telah ada seperti dengan Foxpro, SQL maupun Oracle

Teknologi LAN seperti manajemen database, sistem terdistribusi, client server, sharing resource and peripheral tetap dipertahankan.

Salah satu hal terpenting dalam Internet / Intranet adalah keamanan jaringan (network security). Isu ini sensitif mengingat jaringan telekomunikasi komersial yang dipakai bersifat umum (public service communication network) sehingga rentan penyusupan dan penyadapan jaringan serta pembajakan data. Sejumlah teknologi keamanan canggih terus dikembangkan seperti firewall, enkripsi, encapsulated data packet, id recognition dan sebagainya, sehingga menjadi kelebihan tersendiri ketika diterapkan dalam Intranet. Berbeda dengan LAN yang menggunakan jaringan komunikasi terproteksi (VPN – virtual private network) sehingga keamanannya relatif lebih terjaga sehingga cukup memakai teknologi enkripsi saja.

Terminologi yang lebih berkembang dari Intranet adalah teknologi Extranet yang memiliki pengertian suatu jaringan Intranet yang dapat diakses dari luar baik melalui VPN maupun media komunikasi umum.

PENGERTIAN PING

pengertian PING sering kan make ping?
Ping (singkatan dari Packet Internet Groper) adalah sebuah program
utilitas yang digunakan untuk memeriksa konektivitas jaringan berbasis
teknologi Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP).
pengertian ping sendiri bisa di baca di ping wiki
Fungsi dari Ping adalah untuk melihat apakah ada hubungan antara komputer yang satu dengan yang lainnya dengan cara mengirimkan sejumlah packet data
Ping mengirimkan IP datagram ke
suatu host dan mengukur waktu round trip dan menerima respon.
Ping menggunakan pesan ICMP echo dan echo reply.

Pinging 127.0.0.1 with 32 bytes of data

Reply from 127.0.0.1: bytes=32time<1ms TTL=128
Reply from 127.0.0.1: bytes=32 time<1ms TTL=128
Reply from 127.0.0.1: bytes=32 time<1ms TTL=128

Ping statistics for 127.0.0.1:
Packets: Sent = 3, Received = 3, Lost = 0 (0% loss),
Approximate round trip times in milli-seconds:
Minimum = 0ms, Maximum = 0ms, Average = 0ms

artinya
ping ke localhost(pc kita sendiri) dengan 32 bytes data
tanpa ada paket data yang hilang (dikirim 3 diterima juga 3)
ukuran 32bytes adalah ukuran buffer di windows secara default
fungsi buffer sendiri untuk melihat waktu yg dibutuhkan ketika paket ping dikirim dgn ukuran yg berbeda
coba bandingkan ping -t -l 500 yahoo.com dengan ping -t -l 1 yahoo.com
ada perbedaan waktu dalam mengirim paket

Reply from 127.0.0.1: bytes=32 time<1ms TTL=128
apa itu TTL?
TTL=time to live = angka maximum dari pc ketika mereply paket ICMP disebut juga latency/delay
secara default TTL windows adalah 128
kita bisa merubah nya melalui registry windows
kenapa TTL di batasi?
itu untuk mencegah adanya circular routing pada suatu jaringan
Setiap kali PING packet melalui sebuah ip address maka nilai TTL nya akan dikurangi satu. Sehingga jika TTL mencapai nilai nol, PING packet akan didiscard/didrop dan hasil PING menunjukkan: TTL expired in transit

Kualitas koneksi dapat dilihat dari besarnya waktu pergi-pulang (roundtrip) dan besarnya jumlah paket yang hilang (packet loss). Semakin kecil kedua angka tersebut, semakin bagus kualitas koneksinya.

untuk melihat perintah yg bisa digunakan bisa ketik ping /?

C:\Documents and Settings\cah.solo>ping /?

Usage: ping [-t] [-a] [-n count] [-l size] [-f] [-i TTL] [-v TOS]
[-r count] [-s count] [[-j host-list] | [-k host-list]]
[-w timeout] target_name

Options:
-t Ping the specified host until stopped.
To see statistics and continue – type Control-Break;
To stop – type Control-C.
-a Resolve addresses to hostnames.
-n count Number of echo requests to send.
-l size Send buffer size.
-f Set Don’t Fragment flag in packet.
-i TTL Time To Live.
-v TOS Type Of Service.
-r count Record route for count hops.
-s count Timestamp for count hops.
-j host-list Loose source route along host-list.
-k host-list Strict source route along host-list.
-w timeout Timeout in milliseconds to wait for each reply.

ping juga bisa kita gunakan untuk icmp tunneling

oleh:noufalzblog.com

Algoritma Kriptografi Modern

Kriptografi modern merupakan kelanjutan dan revisi atas kriptografi klasik yang telah ada sebelumnya. Pada kriptografi modern umumnya bertujuan untuk mengamankan transaksi digital yang dikirim melalui jaringan komputer.  Secara umum algoritma kriptografi modern bisa dibedakan atas :

1. Algoritma Simetri, ialah algoritma yang menggunkan kunci yang sama pada enkripsi dan dekripsinya.

2. Algoritma Asimetri , merupakan kebalikan dari algoritma di atas, jadi pada asimetri menggunakan kunci yang berbeda pada proses enkripsi dan dekripsinya.

Contoh dari turunan algoritma simetri adalah :

  • DES (Data Encryption Standard)
  • 3DES (Triple Data Encryption Standard)
  • AES (Advance Encription Standard)
  • IDEA (International Data Encryption Algoritma)
  • A5
  • RC4

Sedangkan turunan algoritma asimetrik adalah :

  • RSA (Rivest, Shamir, and Adleman)
  • Knapsack Markle-Hellman
  • ElGamal Algoritma
  • Fungsi Hash satu arah
  • Algoritma DMDC (DES-like Message Digest Computation)
  • MD-5 , fungsi hash yang sering dipakai untuk jaringan komputer dan internet
  • ECC (Elliptic Curve Cryptosystem)