Fungsi scanf()

Berikutnya setelah kita mengetahui fungsi dari fungsi printf() maka diperlukan adanya fungsi scanf()sebagai penerima input data dari keyboard. Penentu format dalam fungsi ini pada dasarnya sama dengan yang dugunakan pada fungsi printf(). Bentuk umum dari fungsi scanf() adalah:

scanf(”string kontrol”,daftar_argumen);

daftar_argumen dapat berupa satu atau bebrapa argumen dan haruslah berupa alamat. Misalnya hendak membaca bilangan real dan ditempatkan ke variabel radius, maka yang ditulis dalam scanf() adalah alamat dari radius. Untuk menyatakan alamat dari variabel, di depan variabel dapat ditambahkan tanda ’&’ (tanda & dinamakan sebagai operator alamat)

Contoh:
scanf(”%f”,&radius);
scanf(”%d %d”,&data1, &data2);

Penentu format dari fungsi scanf() antara lain:

%c membaca sebuah karakter
%s membaca sebuah string
%i atau %d membaca sebuah integer desimal
%e atau %f membaca sebuah bilangan real (bisa dlm bentuk eksponensial)
%o membaca sebuah integer oktal
%x membaca sebuah integer heksadesimal
%u membaca sebuah integer tak bertanda
l awalan untuk membaca data long intatau untuk membaca data double
L awalan untuk membaca data long double
H awalan untuk membaca data short int

Ada bebrapa fungsi yang digunakan sebagai inputan data, yaitu
•Fungsi getch() : membaca karakter dan tidak ditampilkan
•Fungsi getchar() : membaca karakter dan ditampilkan

Contohnya
kar = getchar();
scanf (”%c”,&kar);

aq ada contoh untuk menggunakan funsi scanf(), yaitu program untuk menghitung luas dan keliling bujursangkar.

#include
main()
{
int luas, keliling, panjang_sisi;
printf(”Masukkan panjang sisi bujursangkar : ”);
scanf(”%d”,&panjang_sisi;
luas = panjang_sisi * panjang_sisi;
keliling = panjang_sisi * 4;
printf(”\nData bujursangkar\n”);
printf(”Panjangsisi =%6d\n”, panjang_sisi);
printf(”Luas =%6d\n”, luas);
printf(”Keliling =%6d\n”, keliling);
}

%d blogger menyukai ini: