Linux for education

Menggunakan linux sebagai salah satu sistem operasi yang open source,yang free tidak berlicenci
anda bisa mengembangkan ,perlu di coba di perguruan perguruan tinggi.Hanya sebagian perguruan tinggi
yang menggunakan linux sebagai sistem operasi dalam belajar mengajar.

Sebagian mengatakan sulit,tidak mudah,ribet dan tidak ada waktu untuk mengoprek.Tetapi dalam perkembangannya
linux membuat terobosan yang dahsyat sehingga mudah dalam penginstalan dan mudah pemakaian.Dimulai dengan distro
UBUNTU yang membuat terobosan “linux for human being”,Jadi bila kita sebagai mahasiswa jika belum menggunakan linux sebagai
salah satu sistem operasi komputer kita buru buru saja mencobanya.Terapkan sifat sebagai seorang pengembang dan peneliti ,
tinggalkan sifat sebagai seorang user end atau konsumtif.Kapan negara maju bila mahasiswanya
tidak mau mencoba hal hal yang baru.

Hal bijak pemakaian linux dalam internet yang rentan virus adalah tepat,karena selama ini belum ada virus yang membuat
linux install ulang,anda bisa browsing dengan aman dan nyaman,anda bisa menjalankan mail client ,anda bisa melakukan chatting
bahkan VOIP (salah satu favorit saya).Dalam Pekerjaan office anda dihadapkan aplikasi openoffice yang semua fiturnya hampir sama dengan
ms office kecuali ms access.Untuk editing grafik maaf saya juga iseng iseng edit WE 10 ps2 memakai GIMP,serasa mudah editing file gambarnya.
untuk anda penggemar autocad dilinux yang bisa diinstall hanya versi 2000 ke bawah karena belum menggunakan framwork .net.

Apakah linux menunjang dunia programing?ooh menunjang ,hanya saja database nya mungkin beda diwindows (odbc,ado dao).tapi penggunaan database
mysql,potresql,dll bisa diterapkan dilinux,bahasa pemogramannya bisa memakai Lazarus,Gambas,netbean dll

Tertarikkan anda menggunakan linux?

Iklan

Bagaimana Mengintegrasikan Google Gadgets Dengan Plasma dalam Kubuntu

google-gadgets-plasma1-scaled
Ketika Google Gadgets merelease untuk Linux, banyak orang sekali lagi memuji dukungan Google pada free dan open source software , tetapi hanya ada satu masalah. Dua lingkungan desktop utama untuk Linux, GNOME dan KDE, keduanya sudah mempunyai widget desktop komponen yang lebih terintegrasi ke dalam desktop mereka secara keseluruhan.Untungnya, Google pengembang yang baik dan sadar ini dibangun dalam interoperabilitas yang akan memungkinkan para pengembang GNOME dan KDE untuk mengintegrasikan seamlessly kedua.

Baca lebih lanjut

Membuat “chroot jail” untuk bind di debian/ubuntu

Terima kasih buat ubuntu yang membuat linux begitu mudah untuk Binding,sejak menggunakan Redhat 6,baru dengan ubuntu 8.10 setinggan bisa dilakukan dengan

indahnya ciiieeh…so buktikan,klo ga bisa juga gpp yang namanya juga mencoba.

Tutorial ini  diadaptasi khusus untuk keluarga Debian,anda bisa lihat di: http://en.tldp.org/HOWTO/Chroot-BIND8-HOWTO.html.

Dalam hal ini Debian sarge, tetapi harus bekerja pada Etch keatas. Perlu diketahui ini adalah khusus untuk bind8, mungkin bekerja untuk bind9 dengan beberapa penyesuaian. Lihat: http://en.tldp.org/HOWTO/Chroot-BIND-HOWTO.html

Masuklah ke server anda , menjadi root dan menjalankan semua perintah ini:

echo 'named:x:200:200:Nameserver:/chroot/named:/bin/false' >> /etc/passwd
echo 'named:x:200:' >> /etc/group
mkdir /chroot
mkdir /chroot/named
mkdir /chroot/named/bin
mkdir /chroot/named/dev
mkdir /chroot/named/etc
mkdir /chroot/named/lib
mkdir /chroot/named/var
mkdir /chroot/named/var/cache
mkdir /chroot/named/var/run
cp -pr /etc/bind/ /chroot/named/etc/
cd /chroot/named/etc
ln -s bind/named.conf .
cp -pr /var/cache/bind /chroot/named/var/cache/
chown -R named:named /chroot/named/var/cache/
chown named:named /chroot/named/var/run
cd /chroot/named/lib
cp -p /lib/libc-2.*.so .
ln -s libc-2.*.so libc.so.6
cp -p /lib/ld-2.*.so .
ln -s ld-2.*.so ld-linux.so.2
cp /sbin/ldconfig /chroot/named/bin/
chroot /chroot/named /bin/ldconfig -v
mknod /chroot/named/dev/null c 1 3

Edit sysklogd:

vim /etc/init.d/sysklogd Change SYSLOGD=”” into SYSLOGD=”-a /chroot/named/dev/log”

Restart sysklogd:

/etc/init.d/sysklogd restart

Download  bind: http://www.isc.org/bind.html

Untar tarball

Edit Makefile.set:

vim src/port/linux/Makefile.set
  Change DESTRUN=/var/run to DESTRUN=/chroot/named/var/run
You also might like to change pathnames to /usr/local

Edit named.h:

vim src/bin/named/named.h
  Add #define _PATH_NDCSOCK "/var/run/ndc" right after #include "pathnames.h"

Tahap selanjutnya adalah eksekusi dengan perintah:

cd src
make clean;make depend;make
cp bin/named/named /chroot/named/bin
cp bin/named-xfer/named-xfer /chroot/named/bin

Kemudian  install, Pertama hapus  bind and dnsutils:

apt-get remove bind
apt-get remove dnsutils

ketika :

make install

untuk mencegah  non chroot named jalan lakukan perintah (use /usr/sbin/named if you didn’t change the paths in Makefile.set):

chmod 000 /usr/local/sbin/named

Edit /etc/init.d/bind:

vim /etc/init.d/bind
  Change OPTIONS="" to OPTIONS="-u named -g named -t /chroot/named"
  Change each occurance of --pidfile /var/run/named.pid to --pidfile /chroot/named/var/run/named.pid
  Change paths to named this way /chroot/named/bin/named as opposed to /usr/sbin/named

  And if you changed /usr/xxx to /usr/local/xxx in Makefile.set:
    Change test -x /usr/sbin/ndc || exit 0 to test -x /usr/local/sbin/ndc || exit 0
    Change /usr/sbin/ndc reload to /usr/local/sbin/ndc reload

Edit named.config.options:

vim /chroot/named/etc/bind/named.conf.options
  Add this pid-file "/var/run/named.pid"; and named-xfer "/bin/named-xfer";

Execute:

/etc/init.d/bind restart

Check /var/run/log/deamon.log

silahkan berfantasi ria……hehehhe….teruntuk linux-cikarang.org yang telah koit

narkovic