Tutorial Membuat E-R Diagram

Sebelum membuat diagram entity-relationship, saya akan menjelaskan komponen-komponen utama pada diagram E-R tersebut. Komponen-komponen tersebut ialah:

  • Entitas

Suatu obyek yang dapat dibedakan dari lainnya yang dapat diwujudkan dalam basis data. Contoh Entitas dalam lingkungan bank terdiri dari : (Nasabah, Simpanan, Hipotik). Contoh Entitas dalam lingkungan universitas terdiri dari : (Mahasiswa, mata kuliah). Entitas dalam lingkungan perusahaan terdiri dari : (Mahasiswa, mata kuliah). Kumpulan dari entitas disebut Himpunan Entitas, Contoh : semua nasabah, semua mahasiswa, Contoh data operasional : data keuangan, data mahasiswa, data pasien.

  • Atribut (Elemen Data)

Karakteristik dari suatu entitas. Contoh : Entitas Mahasiswa atributnya terdiri dari Npm, Nama, Alamat, Tanggal lahir.

  • Nilai Data (Data Value)

Isi data / informasi yang tercakup dalam setiap elemen data. Contoh Atribut Nama Mahasiswa dapat berisi Nilai Data : Diana, Sulaeman, Lina

  • Kunci Elemen Data (Key Data Element)

Tanda pengenal yang secara unik mengidentifikasikan entitas dari suatu kumpulan entitas. Contoh Entitas Mahasiswa yang mempunyai atribut-atribut npm, nama, alamat, tanggal lahir menggunakan Kunci Elemen Data npm.

  • Record Data

Kumpulan Isi Elemen data yang saling berhubungan. Contoh : kumpulan atribut npm, nama, alamat, tanggal lahir dari Entitas Mahasiswa berisikan : 10200123, Sulaeman, Jl. Sirsak 28 Jakarta, 8 Maret 1983.

Berikut ini adalah contoh narasi untuk membuat E-R diagram

Komisi Persaingan Usaha Sehat akan membuat sebuah database tentang perusahaan-perusahaan yang diawasi oleh Komisi Persaingan Usaha Sehat tersebut. Dalam database tersebut terdapat 5 entity set yang mana untuk tiap-tiap entity set tersebut terdapat attributs. Pada database tersebut, terdapat data tentang perusahaan utama yang memiliki karyawan. Selain itu perusahaan utama memiliki cabang perusahaan yang mana untuk tiap-tiap cabang perusahaan terdapat karyawan. Perusahaan utama juga menghasilkan produk. Namun tidak ada perusahaan yang membuat nama produk dengan sama.

Dalam database tersebut, perusahaan utama memiliki karyawan. Karyawan yang masuk pada perusahaan utama tersebut ditandai dengan tanggal masuk. Setiap karyawan perusahaan utama bekerja pada satu perusahaan. Setiap perusahaan utama memiliki karyawan. Setiap karyawan perusahaan utama tidak boleh bekerja pada lebih dari satu perusahaan utama. Selain itu karyawan perusahaan utama tidak dapat bekerja pada cabang perusahaan. Data perusahaan utama mencakupi nama perusahaan utama, alamat perusahaan utama, kode perusahaan utama, nomor telepon perusahaan utama. Data karyawan mencakupi nama karyawan perusahaan utama dan nomor pegawai perusahaan utama. Untuk data nomor telepon dapat berulang. Selain itu perusahaan utama memiliki cabang perusahaan. Untuk tiap-tiap cabang perusahaan ditandai dengan tanggal berdiri. Setiap cabang dibawahi oleh satu perusahaan utama. Setiap perusahaan utama boleh lebih dari satu memiliki cabang perusahaan. Data cabang perusahaan mencakupi nama cabang perusahaan, alamat cabang perusahaan, kode cabang perusahaan, nomor telepon cabang perusahaan. untuk nomor telepon dapat berulang. Untuk tiap-tiap cabang perusahaan tersebut memiliki karyawan. Karyawan yang masuk pada cabang perusahaan tersebut ditandai dengan tanggal masuk. Setiap karyawan cabang perusahaan bekerja pada satu cabang perusahaan. Setiap cabang perusahaan memiliki maksimal 10 karyawan. Karyawan cabang perusahaan tersebut tidak dapat bekerja pada cabang perusahaan lain maupun perusahaan utama. Data karyawan cabang perusahaan mencakupi nama karyawan dan nomor pegawai cabang perusahaan. Untuk data nomor telepon dapat berulang. Terakhir, perusahaan utama tersebut menghasilkan produk. Produk yang dihasilkan ditandai dengan tanggal terdaftar. Setiap produk dihasilkan satu perusahaan. Setiap perusahaan boleh menghasilkan lebih dari satu produk.Data produk mencakupi nama produk, nomor registrasi, dan jenis produk

Berikut ini adalah E-R Diagram dengan contoh narasi diatas:

Diagram E-R

er-diagram

Iklan

Pendahuluan [sistem basis data]

Konsep Dasar Basis Data

Data adalah representasi fakta dunia nyata yang mewakili suatu objek seperti manusia (pegawai, mahasiswa, pembeli), barang, hewan, peristiwa, konsep, keadaan, dan sebagainya yang direkam dalam bentu angka, huruf, simbol, teks, gambar, bunyi atau kombinasinya.

Basis Data adalah sekumpulan data yang terintegrasi yang diorganisasikan untuk memenuhi kebutuhan para pemakai di dalam suatu organisasi yang saling berhubungan yang disimpan dalam media penyimpanan elektronis.

Keuntungan Sistem Basis Data:

· Terkontrolnya kerangkapan data

Dalam basis data hanya mencantumkan satu kali saja field yang sama yang dapat dipakai oleh semua aplikasi yang memerlukannya.

· Terpeliharanya keselarasan (kekonsistenan) data

Apabila ada perubahan data pada aplikasi yang berbeda maka secara otomatis perubahan itu berlaku untuk keseluruhan

· Dapat dipakai secara bersama (shared)

Data dapat dipakai secara bersama-sama oleh beberapa program aplikasi (secara batch maupun on-line) pada saat bersamaan.

· Diterapkan standarisasi

Dengan adanya pengontrolan yang terpusat maka DBA dapat menerapkan standarisasi data yang disimpan sehingga memudahkan pemakaian, pengiriman maupun pertukaran data.

· Data terjamin

DBA dapat memberikan batasan-batasan pengaksesan data, misalnya dengan memberikan password dan pemberian hak akses bagi pemakai (misal : modify, delete, insert, retrieve)

· Integritas data

Jika kerangkapan data dikontrol dan kekonsistenan data dapat dijaga maka data menjadi akurat.

· Keseimbangan (keselarasan) antara kebutuhan data yang berbeda dalam setiap aplikasi

Struktur basis data diatur sedemikian rupa sehingga dapat melayani pengaksesan data dengan cepat.

· Independence (kemandirian data)

Dapat digunakan untuk bermacam-macam program aplikasi tanpa harus merubah format data yang sudah ada.

Kelemahannya dari sistem pemrosesan file ini antara lain :

1. Timbulnya data rangkap (redundancy data) dan Ketidakkonsistensi data (Inconsistency data)

Karena file-file dan program aplikasi disusun oleh programmer yang berbeda, sejumlah informasi mungkin memiliki duplikasi dalam beberapa file. Sebagai contoh nama mata kuliah dan sks dari mahasiswa dapat muncul pada suatu file memiliki record-record mahasiswa dan juga pada suatu file yang terdiri dari record-record mata kuliah. Kerangkapan data seperti ini dapat menyebabkan pemborosan tempat penyimpanan dan biaya akases yang bertambah. Disamping itu dapat terjadi inkonsistensi data. Misalnya, apabila terjadi perubahan jumlah sks mata kuliah, sedangkan perubahan hanya diperbaiki pada file mata kuliah dan tidak diperbaiki pada file mahasiswa. Hal ini dapat mengakibatkan kesalahan dalam laporan nilai mahasiswa.

2. Kesukaran dalam Mengakses Data

Munculnya permintaan-permintaan baru yang tidak diantisipasikan sewaktu membuat program aplikasi, sehingga tidak memungkinkan untuk pengambilan data.

3. Data terisolir (Isolation Data)

Karena data tersebar dalam berbagai file, dan file-file mungkin dalam format – format yang berbeda, akan sulit menuliskan program aplikasi baru untuk mengambil data yang sesuai.

4. Masalah Pengamanan ( Security Problem )

Tidak semua pemakai diperbolehkan mengakses seluruh data. Bagian Mahasiswa hanya boleh mengakses file mahasiswa. Bagian Mata kuliah hanya boleh mengakses file mata kuliah, tidak boleh mengakses file mahasiswa. Tetapi sejak program-program aplikasi ditambahkan secara ad-hoc maka sulit melaksanakan pengamanan seperti yang diharapkan.

5. Data Dependence

Apabila terjadi perubahan atau kesalahan pada program aplikasi maka pemakai tidak dapat mengakses data.

Tutorial sistem basis data

Sistem Basis Data adalah suatu sistem menyusun dan mengelola record-record menggunakan computer untuk menyimpan atau merekam serta memelihara data operasional lengkap sebuah organisasi/perusahaan sehingga mampu menyediakan informasi yang optimal yang diperlukan pemakai untuk proses mengambil keputusan.

Konsep dasar dari basis data adalah kumpulan dari catatan-catatan, atau potongan dari pengetahuan. Sebuah basis data memiliki penjelasan terstruktur dari jenis fakta yang tersimpan di dalamnya: penjelasan ini disebut skema. Skema menggambarkan obyek yang diwakili suatu basis data, dan hubungan di antara obyek tersebut. Ada banyak cara untuk mengorganisasi skema, atau memodelkan struktur basis data: ini dikenal sebagai model basis data atau model data. Model yang umum digunakan sekarang adalah model relasional, yang menurut istilah layman mewakili semua informasi dalam bentuk tabel-tabel yang saling berhubungan dimana setiap tabel terdiri dari baris dan kolom (definisi yang sebenarnya menggunakan terminologi matematika). Dalam model ini, hubungan antar tabel diwakili denga menggunakan nilai yang sama antar tabel. Model yang lain seperti model hierarkis dan model jaringan menggunakan cara yang lebih eksplisit untuk mewakili hubungan antar tabel.

Untuk selengkapnya mengenai basis data saya akan menjelaskannya melalui sublink pada blog ini:

  1. Pengantar basis data
  2. Membuat E-R diagram
  3. Tutorial SQL


Tutorial Basis Data

Definisi Basis Data Basis Data: Himpunan kelompok data (arsip) yang saling berhubungan, yang diorganisasi sedemikian rupa, sehingga kelak dapat dimanfaatkan kembali dengan cepat. Kumpulan data yang saling berhubungan yang disimpan secara bersama tanpa adanya pengulangan (redudansi) data. Kumpulan file/tabel/arsip yang saling berhubungan yang disimpan dalam media penyimpanan elektronik. Definisi Basis Data Prinsip kerja Basis Data: Pengaturan data / arsip

Tujuan Basis Data:

  • Kemudahan dan kecepatan dalam pengambilan data (speed)
  • Efisiensi ruang penyimpanan (space)
  • Mengurangi / menghilangkan redudansi data
  • Keakuratan (Accuracy)
  • Pembentukan kode & relasi antar data berdasar aturan / batasan (constraint) tipe data, domain data,
  • keunikan data, untuk menekan ketidakakuratan saat entry / penyimpanan data.

Definisi Basis Data

  • Ketersediaan (Avaibility)
  • Pemilahan data yang sifatnya pasif dari database aktif.
  • Kelengkapan (Completeness)
  • Kompleksnya data menyebabkan perubahan struktur database.
  • Keamanan (Security)
  • Memberikan keamanan atas hak akses data.
  • Kebersamaan pemakaian (Sharability)
  • Bersifat multiuser.

Pengguna Basis Data:

  • Kepegawaian
  • Pergudangan
  • Akuntansi
  • Reservasi
  • Customer Service
  • Lessons dll,.

Sistem:

Tatanan (keterpaduan) yang terdiri atas sejumlah komponen fungsional yang saling berhubungan dengan tujuan memenuhi suatu proses/pekerjaan tertentu. Sistem yang terdiri atas sekumpulan tabel yang saling berhubungan dan sekumpulan program (DBMS) yang memungkinkan berbagai user dan/atau program lain dapat mengakses dan memanipulasi tabel-tabel tersebut.

Komponen Sistem Basis Data:

  • Perangkat Keras (Hardware) Komputer, memori, storage (Harddisk), peripheral, dll.
  • Sistem Operasi (Operating System) Program yang menjalankan sistem komputer, mengendalikan resource komputer dan melakukan berbagai operasi dasar sistem komputer.
  • Basis Data (Database) Menyimpan berbagai obyek database (struktur tabel, indeks,dll)

DBMS (Database Management System) Perangkat lunak yang memaintain data dalam jumlah besar. Pemakai (User) Para pemakai database. Aplikasi (perangkat lunak) lain.

disadur dari blog lain.

terima kasih kepada penulisnya yang telah menerbitkan artikel ini.

informatika stt duta bangsa

Apa itu TELKOMHotspot ?

TELKOMHotspot adalah salah satu layanan internet tanpa kabel dengan menggunakan teknologi Wi-Fi. Teknologi berdasarkan IEEE 802.11b dengan standarisasi yang bekerja di frekusensi 2,4Ghz, dengan kecepatan 11Mbps ke access point dan dari access point menuju gateway internet berdasarkan kinerja terbaik.

Location of Telkomhotspot according to divre :

Divre I : (Sumatera Area) -Download di sini.
Divre II : (Jakarta, Bogor, Tangerang and Bekasi Area) – Download di sini.
Divre III : (Jawa Barat Area) – Download di sini.
Divre IV : (Jawa Tengah and DIY Area) – Download di sini.
Divre V : (Jawa Timur and Madura Area) – Download di sini.
Divre VI : (Kalimantan Area) – Download di sini.
Divre VII : (Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, Irian Area) – Download di sini.

Download semua lokasi di sini.

Telkom Hotspot adalah akses internet menggunakan kartu IVAS berdasarkan peraturan dan harga yang bisa digunakan untuk mengakses semua informasi di internet.

Paket-paket untuk TELKOMHotspot adalah :

a. Rp. 4.500, 1 jam penggunaan (masa aktif 12 hari) **)
b. Rp. 25.000, 4 jam penggunaan (masa aktif 6 hari)
c. Rp. 50.000, 10 jam penggunaan (masa aktif 12 hari)

*) Harga di atas belum termasuk PPN.
**) Promo Speedy Prepaid sampai Desember 2008

IVAS Online melalui TELKOMSEL dan FLEXI SMS hubungi 4827
Kartu Perdana IVAS :
Ketik : IVASxxx (tergantung dari besarnya paket yang Anda pilih).

Voucher isi ulang IVAS
Ketik : IVASxxx (tergantung dari besarnya jumlah paket yang anda pilih).

Informasi lebih lanjut , silahkan klik di sini !.